Hilangkan Sifat Apatis

Arti Apatis

Pilihan karir yang buruk seringkali memiliki kosekuensi guncangan emosi. Pada mulanya muncul rasa tidak puas, kemudian datang frustasi, barulah depresi dan rasa putus asa. Perasaan tersebut mengarah kepada rasa apatis terhadap pekerjaan. Pola tersebut biasanya muncul setelah beberapa lama bekerja pada tempat yang tidak Anda minati, meskipun tingkat kelangsungannya berbeda-beda pada tiap orang.

Sangat menyedihkan melihat orang terjebak dalam rasa apatis dan kebuntuan. Ketika Anda melihat orang memiliki sifat tersebut, kecenderungannya mereka selalu terjebak dalam pelarian diri. Misalnya menghabiskan waktunya di depan TV, permainan komputer, candu internet, berbicara pada waktu kerja, dan hal lainnya.

Banyak sekali ragam dan bentuk pelarian, ketika Anda menemukan rekan kerja Anda terjebak kondisi ini, biasanya Anda akan menemukan bahwa mereka menolak kehidupan tetapi bingung menghadapinya, pun menjerit bisu meminta pertolongan.

Menghadapi mereka memang sulit sekaligus menyayat hati sendiri, bagaimana tidak, mereka adalah rekan kerja yang senantiasa membantu kala Anda membutuhkan. Untuk itu cari tahu apa yang sesungguhnya menjadi problem, apakah berhubungan dengan lingkungan kerja dan pekerjaannya atau kehidupannya secara pribadi.

Jika masalahnya yang belakangan maka mungkin ada baiknya Anda menjauh dan tidak turut campur, biarkan rekan Anda sejenak bernafas, biarkan ia mengevaluasi kehidupannya, namun ingatkan kepadanya soal menurunnya kualitas kerja.

Jika yang pertama, tanyakan lebih lanjut, apakah sekedar jenuh dan ingin istirahat sejenak atau memang pekerjaan yang ia lakukan sekarang bukanlah minatnya?

Banyak alternatif yang dapat diambilnya, cobalah bujuk rekan Anda untuk mengambil cuti kerja atau mengurangi lembur. Dorong agar ia tidak terjebak menjadi seorang workaholic. Namun kalau ternyata teman Anda merasa kalau kerjanya saat ini bukan minatnya dan ia merasa terjebak dalam tuntutan kehidupan semata hal ini lebih sulit.

Memang tidak mudah untuk memberi nasihat agar seseorang meninggalkan sebuah pekerjaan, tetapi bukankah pada dasarnya memang mereka tidak memiliki minat akan pekerjaan tersebut, jadi tidak ada ruginya rekan Anda untuk berpaling dan mencari pekerjaan baru.

Yakinlah hal ini lebih baik daripada Anda membiarkan ia terus menerus melakukan apa yang ia kerjakan sekarang tanpa rasa bahagia, hidupnya tak ubahnya menunggu waktu kematian. Selain itu, rekan Anda akan menjadi perangkap kejatuhan bagi rekan yang lain. Bagaimana tidak, menurunnya kualitas pekerjaan tentu memberikan nilai kurang kepada divisi Anda. Pun kecenderungan sifat negatifnya untuk mencari waktu luang akan menular kepada yang lain.

Biarkan ia menyadari kesalahannya jauh lebih baik daripada Anda membiarkan ia terus hidup tersiksa dengan pekerjaan yang tidak membesarkan hatinya. Karena itu, dekati rekan kerja Anda dan rangkul ia, bukan dihempas.

 

Artikel Spinner Indonesia
arti apatis Menciptakan artikel unik lolos dari duplicate content secara instant, cepat dan mudah...., Simak Disini Solusinya


Cara Memperbesar Payudara
arti apatis Video Senam YOGA untuk Kecantikan, Video Teknik Memperbesar Payudara cara Alami, Video Senam Wajah Anti Aging, dan Rahasia Seksualitas Wanita ...Simak Disini !

Hubungan Suami Istri
arti apatis VIDEO Cara Membuat Wanita Klimaks lewat Pijatan, Video Terapi untuk Kontrol Ejakulasi yang lebih Baik..., Berikut Video Panduan Full Kamasutra The Lovers Sex Guide...!

Games Bayi
arti apatis Kumulan MP3 untuk Kecerdasan Bayi, Video memahami bahasa bayi, Video Senam Hamil, Sounds Membuat Bayi Tenang, Games untuk bayi, dll



 

Ejakulasi Dini

Video Panduan Belajar Hipnotis Sendiri